Categories :

Search

a

About Us

Sambutan dari Presiden Direktur – Bpk. Henry Supangkat

PT. Mulia Knitting Factory memiliki warisan yang luar biasa untuk dijaga dan dihormati. Berawal dari perusahaan garmen kecil, PT. Mulia Knitting Factory tumbuh menjadi perusahaan tekstil dalam satu dekade operasi bisnis. Selama bertahun-tahun menjalani bisnis, selalu terdapat peluang untuk dikejar, peningkatan kinerja untuk diraih, dan perbaikan strategi untuk di implementasi. Namun, dalam dunia yang semakin kompetitif, kami juga telah mengalami banyak tantangan. Bagi kami, tantangan ini merupakan motivasi positif yang tidak hanya mengarahkan pendekatan untuk menyesuaikan operasi kami dalam menanggapi kondisi pasar, tetapi juga menciptakan rasa kesederhanaan dalam diri kami.

PT. Mulia Knitting Factory telah memasuki tahun ke 60 dengan antusiasme yang besar, menyadari bahwa banyak yang harus kami capai. Dengan pondasi kami yang kuat, komitmen bersama di antara karyawan setia kami, dan visi yang kuat untuk masa depan, kami optimis bahwa kami akan mencapai tujuan kami akan peningkatan pangsa pasar, merek yang lebih kuat, dan yang paling penting, kelanjutan dari warisan kami.

Produksi

Lokasi Produksi: Jakarta
Produk: Cotton Yarn, Knitted Fabric, Knitted Underwear, T-Shirt, Polo Shirt (untuk pria, wanita, dan anak-anak)
Merk Domestik: RIDER (pakaian dalam), SWAN BRAND (pakaian dalam), SPIKE (pakaian siap pakai)

Sejarah Perusahaan

PT. Mulia Knitting Factory dibentuk pada tahun 1955 oleh Bapak Phan Tjen Kong, pendiri perusahaan. Pabrik dimulai sebagai sebuah pabrik garmen untuk pakaian dalam pria yang memproduksi merek-merek seperti PIPE’S, APPLE, SWAN BRAND, dan RIDER.

Pada tahun 1967, putra dari Bapak Phan Tjen Kong, Bapak Max Mulyadi Supangkat, memulai karirnya di PT. Mulia Knitting Factory sebagai generasi kedua. Dalam lima belas tahun karirnya, ia berhasil memperluas bisnis garmen dengan mengekspor barang ke Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Di dalam negeri, Bapak Max memperluas jalur distribusi RIDER hingga menjadi salah satu pemimpin pasar di Indonesia.

Pada tahun 1979, Bapak Henry Supangkat, generasi ketiga dari PT. Mulia Knitting Factory, bergabung dengan perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, apa yang dimulai sebagai sebuah pabrik garmen kecil telah berkembang menjadi produsen tekstil yang terdiri dari divisi merajut, divisi pewarnaan, divisi pewarnaan benang, dan divisi garmen. Sejalan dengan pertumbuhan permintaan, semakin banyak karyawan yang dipekerjakan.

untuk mengakomodasi pertumbuhan perusahaan, pada tahun 1984, pabrik baru dibangun di tanah seluas 70.000 meter persegi. Mesin yang lebih canggih yang diimpor dari Jepang dan Eropa dibeli, staf dilatih, manajemen dan teknik produksi pun diperkenalkan.

Selama lebih dari 25 tahun, Bapak Henry Supangkat telah berhasil memperkuat keunggulan kompetitif perusahaan dengan mengintegrasikan secara vertikal sistem produksi perusahaan. Untuk menyelesaikan pengembangan integrasi, pada tahun 1989, PT. Mulia Spindo Mills dibentuk sebagai bagian dari PT. Konglomerasi tekstil PT. Mulia Knitting Factory. Langkah berani Bapak Henry Supangkat dalam memulai pembuatan benang kapas (pabrik pemintalan) telah terbukti efektif. Beliau melihat kebutuhan integrasi vertikal secara total dari proses produksi untuk membuat input suplai yang stabil dan memastikan kualitas yang konsisten pada produk akhir. Hari ini, PT. Mulia Knitting Factory adalah salah satu perusahaan tekstil yang paling terkemuka di Indonesia.

Selama krisis ekonomi 1997-1999, PT. Mulia Knitting Factory memutuskan untuk memprioritaskan pasar ekspor dan pada saat yang sama meningkatkan kemampuan fasilitas manufaktur terpadunya untuk memenuhi standar internasional. Langkah-langkah ini menjadi pilar yang sangat penting untuk mengatasi masa resesi.

Pada tahun 2004, generasi keempat dari PT. Mulia Knitting Factory bergabung ke dalam bisnis setelah menyelesaikan studinya di Amerika Serikat. Anak dari Bapak Henry Supangkat, Hanan Supangkat, sejak itu telah berkonsentrasi pada pengembangan, pemasaran, dan distribusi pakaian dalam pria produksi PT. Mulia Knitting sendiri, RIDER. Didirikan 30 tahun yang lalu, RIDER adalah salah satu pemimpin pasar di Indonesia untuk memproduksi pakaian dalam pria untuk pasar domestik.

Untuk lebih meningkatkan kualitas produk, banyak perubahan telah dilakukan. Untuk RIDER di pasar domestik, Bapak Henry Supangkat dan Bapak Hanan Supangkat melakukan beberapa gebrakan performa dan meluncurkan beberapa produk inovasi baru. Mereka memperkenalkan tagline ‘RIDER Living Healthy’ untuk memperkuat posisi RIDER di pasar domestik. Menggunakan teknologi dari Swiss, RIDER Anti Bakteri telah menjadi kampanye pemasaran yang sukses.

Keputusan strategis lain yang diambil oleh Bapak Henry Supangkat adalah untuk meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi untuk mendukung ekspansi perusahaan. Beliau menunjuk putrinya, Ms Yvonne Supangkat (Finance Director), untuk mengepalai divisi IT.

Pada tahun 2005, PT. Mulia Knitting Factory merayakan ulang tahunnya yang ke-50. PT. Mulia Knitting Factory telah berkembang dari sebuah bisnis keluarga kecil yang dikelola dengan gaya tradisional menjadi sebuah perusahaan dengan sistem manajemen yang profesional.

You don't have permission to register
X